tangan ini tercipta oleh-Mu
hati ini pun hanya milik-Mu
mengapa selalu terpaling?
di pagi yang telah terik
di malam yang telah lelap
tak ada lagi keringat tercucur,
hanya imajiner yang terus membeku
tak pernah mencair
yang 'kan mampu membasahi tandusnya lapang saraf-saraf tak menentu
.....
masihkah kau termenung (kembali)?
17-02-09 11:25
17.2.09
4.2.09
[titik.]
mencari letak yang tak lagi sama
mencari sudut di tepi impian
masih terjebak,
antara seharusnya dan setumpuk keinginan dalam badai cinta-luka-harap
dihentikan apakah ingin?
teraih pun masih dalam tanda petik
ketika "a" tak berbunyi semestinya
dan hanya gumam,
sekali lagi gumam.......
abjad pun tak dapat mewakili
atau hanya...
....hanya yang terucap
enough... enough....
biarkan ini yang menghentikan
[titik.]
04-02-09 11:54
mencari sudut di tepi impian
masih terjebak,
antara seharusnya dan setumpuk keinginan dalam badai cinta-luka-harap
dihentikan apakah ingin?
teraih pun masih dalam tanda petik
ketika "a" tak berbunyi semestinya
dan hanya gumam,
sekali lagi gumam.......
abjad pun tak dapat mewakili
atau hanya...
....hanya yang terucap
enough... enough....
biarkan ini yang menghentikan
[titik.]
04-02-09 11:54
23.1.09
mencintaimu selamanya
ku ingin mencintaimu,
tapi bukan saat ini
ku sungguh mencintaimu,
tapi bukan kali ini
karena ku takut,
kelak nanti tidak akan ada cinta itu lagi
hanya caci maki yang mungkin terjadi,
karena cinta yang salah dimengerti
ku ingin mencintaimu... selamanya,
tapi bukan saat ini
22-01-09 14:39
tapi bukan saat ini
ku sungguh mencintaimu,
tapi bukan kali ini
karena ku takut,
kelak nanti tidak akan ada cinta itu lagi
hanya caci maki yang mungkin terjadi,
karena cinta yang salah dimengerti
ku ingin mencintaimu... selamanya,
tapi bukan saat ini
22-01-09 14:39
3.1.09
mata terindah
mungkin air mata 'kan jatuh
mungkin peluk terasa erat
dan hati terasa teduh
begitulah ia terjadi
begitu saja
lihat biasnya
tak ada detik yang berpaling
tak ada lagi yang tertulis
tapi mungkin,
cukup hanya ini
bagiku, itulah.... mata terindah
mata seorang wanita dimana cinta sedang tumbuh dalam hatinya
10:58 03-01-09
mungkin peluk terasa erat
dan hati terasa teduh
begitulah ia terjadi
begitu saja
lihat biasnya
tak ada detik yang berpaling
tak ada lagi yang tertulis
tapi mungkin,
cukup hanya ini
bagiku, itulah.... mata terindah
mata seorang wanita dimana cinta sedang tumbuh dalam hatinya
10:58 03-01-09
2.12.08
berada....
kata itu berada
meski kucoba memahaminya
kata itu tetap... berada
berulang kali ku memahaminya
berulang kali pula ia... berada
dibalik penuh tawa, riang sapa
ia... berada
dan dari yang tak terduga
ia pun... berada
begitu berada....
....ada dan berada
...berada
.....berada
.......berada
berada.
10:21 02-12-08
27.11.08
untukmu perindu surga
getar itu terasa
dan semakin terasa
sulit untuk terlepas
tapi tak ingin ku hempas
mungkinkah kau dengar
percik rindu yang semakin menjadi
di kala gelap merajai
untukmu perindu surga
adakah sejukmu mengetuk jiwa yang haus akan cinta?
walau sejenak.... untuk sejenak....
saja.
22:09 26-11-08
dan semakin terasa
sulit untuk terlepas
tapi tak ingin ku hempas
mungkinkah kau dengar
percik rindu yang semakin menjadi
di kala gelap merajai
untukmu perindu surga
adakah sejukmu mengetuk jiwa yang haus akan cinta?
walau sejenak.... untuk sejenak....
saja.
22:09 26-11-08
26.11.08
tentang sebuah arti
rintik itu datang
menghampari angin yang mulai tenang
tak terdengar mungkin dalam angan
syair ini tertulis lagi
karena sapa air lirih menghampiri
tanpa percik sebelumnya
tapi begitu deras di akhirnya
dalam putaran yang terus bergulir
langkah ini tak mungkin kembali
tetap pada langkahnya
walau retak tetap mendera
hingga akhirnya,
ia tetap berada
dan masih menetapi langkah ini
pada rindu yang dinanti
yakni tentang sebuah arti....
mencintai....
00:17 26-11-08
menghampari angin yang mulai tenang
tak terdengar mungkin dalam angan
syair ini tertulis lagi
karena sapa air lirih menghampiri
tanpa percik sebelumnya
tapi begitu deras di akhirnya
dalam putaran yang terus bergulir
langkah ini tak mungkin kembali
tetap pada langkahnya
walau retak tetap mendera
hingga akhirnya,
ia tetap berada
dan masih menetapi langkah ini
pada rindu yang dinanti
yakni tentang sebuah arti....
mencintai....
00:17 26-11-08
Langganan:
Postingan (Atom)